Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
08.13
Putra Baliem dan Putri Toli Melaju Ke Babak Lanjutan Turnamen Baliem Cup I 2014
Written By MELANESIA POST on Sabtu, 20 September 2014 | 08.13
Putra Baliem dan Putri Toli Melaju Ke Babak Lanjutan Turnamen Baliem Cup I 2014
![]() |
| Salah Satu Pemain Putri PGM, Saat Melakukan Smas Ketika Menghadapi Tiem Puncak Papua |
Yogyakarta(08/09/2014)- Lanjutan turnamen Baliem Cup I yang
mempertemukan tiem putra Baliem vs tiem putra Wamena, sedangkan untuk
pertandingan tiem putri mempertemukan Toli putri vs PGM putri, dimana
pemenang dari tiem putri Toli vs PGM ini, harus berhadapan dengan tiem
putri Tolkes yang melaju ke babak ini, sebagai tiem bayi.
Dalam pertandingan putra yang mempertemukan putra Baliem vs putra
Wamena, putra Baliem berhasil menang dan melaju ke babak semi final,
setelah berhasil mengalahkan tiem volly putra Wamena, dengan skor 2:0
tanpa balas. Tiem volly putra Baliem dengan sangat mudah menundukan
perlawanan putra Wamena yang terkesan grogi dalam menguasai bola,
sehingga keunggulan untuk tiem volly putra Baliem terus bertambah,
sehingga tiem volly putra Baliem, berhak melaju ke babak selanjutnya,
untuk berhadapan dengan tiem volly putra Yahukimo, yang dua hari
sebelumnya telah melaju lebih dulu, setelah berhasil mengalahkan tiem
volly putra Slaber.
Sedangkan di pertandingan putri yang mempertemukan, tiem volly putri
Toli vs PGM putri, Toli putri berhasil keluar sebagai pemenang, setelah
berhasil menumbangkan perlawanan ketat, dari tiem volly putri PGM,
dengan skor 2:0, tanpa balas. Namun kemenangan tiem volly putri Toli
atas PGM, bukanlah menjadi penentu untuk Toli putri melaju ke babak
selanjutnya, sebab tiem Toli putri harus berhadapan dengan tiem volly
putri Tolkes, yang keluar sebagai bayi.
Dalam pertandingan ketiga yang mempertemukan tiem volly putri Toli vs
putri Tolkes, tiem volly putri Toli berhasil memenangkan pertandingan
ini dengan memperoleh poin 2:0, tanpa balas. Meskipun bermain sangat
baik, dan menunjukan perlawanan yang sangat ketat, namun nampaknya dewi
vortuna lebih berpihak kepada tiem volly putri Toli, sehingga tiem volly
putri Tolkes harus mengakui keunggulan putri Toli yang bermain lebih
baik dalam pertandingan sore tadi(Senin,08/09/14-red).
Dengan dua kemenangan yang dicapai oleh tiem volly putri Toli pada
pertandingan sore ini, maka tiem volly putri berhak melaju mulus ke
babak final, dengan mengoleksi 5 poin, dari 5 kali kemenangan atas 5
pertandingan yang mereka lakoni. Sehingga tiem volly putri Toli
dipastikan lolos ke babak final, menunggu lawan dari tiem pemenang yang
akan bertanding besok, yaitu antara, tiem volly putri Malang vs Tiem
volly putri Wanom. (bc)
08.01
Ucapan Selamat dan Terima Kasih Dari Baliem Blue Coffee Sebagai Sponsor Tunggal Baliem Cup
Ucapan Selamat dan Terima Kasih Dari Baliem Blue Coffee Sebagai Sponsor Tunggal Baliem Cup
“Terima kasih” kami Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica sampaikan kepada Panitia Pelaksana dan Peserta Baliem Cup.
Ssebagai produsen Baliem Blue Coffee
yang telah diekspor ke pasar mancanegara, KSU Baliem Arabica memiliki
Unit Tanggunjawab Lingkungan, yaitu tanggungjawab kepada lingkungan
sosial dan tanggungjawab terhadap lingkungan alam di mana Koperasi
menjalankan usahanya. Unit Tanggungjawab Lingkungan KSU Baliem Arabica telah
melakukan berbagai kegiatan seperti pembersihan Eceng Gondok di Danau
Sentani sejak tahun 2013. Sebagai tanggungjawab lingkungan sosial, pada
tahun yang sama telah mensponsori pendirian Yayasan 8 Plus 1
untuk menjalankan proyek pengumpulan sumbangan bagi kelanjutan
pembangunan yang telah diletakkan oleh para generasi pendahulu kita.
Kini Balim Cup
diselenggarakan di kota Studi Yogyakarta, sebagai kota di luar pulau
New Guinea yang menampung orang Papua dalam jumlah terbanyak.
KSU Baliem Arabica menyampaikan terimakasih kepada pengurus dan
panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kejuaraan Bola Volley ini,
menyusul penyelenggaraan Kejuaraan Sepak Bola se-Tanah Papua bernama
Koteka Cup yang telah berbangsung beberapa bulan lalu.
KSU Baliem Arabica punya ambisi dan mimpi, walaupun kemampuan sangat
terbatas karena kami hanya berjalan bermodalkan semangat dan tekad bulat
untuk membangun tanah dan manusia Papua, untuk mengembangkan Kejuaraan
bernama BaliemCup.com ini. Kami impikan bukan hanya untuk Bola Volley,
tetapi mencakup sepak bola dan bidang olahraga lain yang digemari orang
Papua. Selain bidang olahraga yang lebih luas, kami juga berambisi untuk
sebuah turnamen yang diikuti keseluruhan orang Papua di pulau New
Guinea: mulai dari Sorong sampai Samarai.
Olahraga bagi generasi muda Papua patut kita jadikan sebagai bagian
dari kehidupan orang Papua, yang pada akhirnya menjadi bagian dari
budaya dan darah-daging orang Papua.
Hal ini menjadi ambisi yang penting dan patut didukung oleh berbagai
pihak yang mau mewujudkan kebangkitan orang Papua dan kesejahtaraan
masyarakat Papua. Prestasi generasi muda Papua belakangan ini telah
dengan nyata-nyata membuktikan kepada kita sekalian bahwa mereka sanggup
berbicara di kancah olahraga di berbagai bidang dan tingkatan.
Dengan penyelenggaraan turnamen seperti BaliemCup.com maka akan
membantu indistru olahraga di tanah Papua menyaring bibit-bibit unggul
di bidang olahraga dari Tanah Papua untuk kemudian dipupuk dan
dikembangkan sebelum disumbangkan bagi keharuman nama Papua.
Dengan pengembangan olahraga akan lahir orang Papua yang sportif, yang bermental “gentlemen“,
yang sanggup dan menjadi terbiasa menerima kekalahan ataupun merayakan
kemenangan, bukan menjadikan kekalahan sebagai pukulan memalukan atau
kemenangan sebagai puncak kejayaan.
Sportifitas perlu ditanamkan, dipupuk dan
ditumbuh-kembangkan secara luas dan terencana, agar ia kemudian merambat
ke berbagai ranah kehidupan modern orang Papua: sosial, politik,
ekonomi, budaya. Sportifitas dalam bersikap, bertutur-kata dan bertindak
menunjukan tingkat peradaban yang matang dan mapan.
Sportifitas lebih tepat dan jitu dikembangkan lewat berbagai kegiatan
olahraga, dengan melibatkan orang Papua di berbagai lapisan dan
tingkatan dalam ber-olah-raga sementara berlatih dan mengembangkan
sportifitasnya.
Dengan berakhirnya Baliem Cup I, 2014 tanpa rintangan dan hambatan
apapun tetah menunjukkan kepada semua pihak bahwa sportifitas itu telah
ada di antara generasi muda Papua dan potensial untuk
ditumbuh-kembangkan.
“Image” dan “pandangan” orang non-Papua tentang pemain Papua yang
“emosional” dan “tidak sportif” harus dihapuskan dari ingatan dan
persepsi para penonton, komentator dan stake-holders olahraga di manapun
berada. Kini waktunya orang Papua hadir di arena pertandingan dan
bertanding dan berlomba secara sehat dan sportif, dan merayakan
kemenangan dan kekalahan dengan ucapan syukur dan saling berbagi.
Sebagai sponsor tunggal Baliem Cup I, 2014, kami nyatakan turnamen
ini telah berlangsung dengan sukses dan meriah. Selanjutnya kami
nyatakan “Siap!” untuk mendukung turnamen lainnya dalam waktu-waktu
mendatang.
Selain itu kami mengundang berbagai pihak yang berhubungan dengan
manusia dan tanah Papua, pemerintah, bandan usaha, organisasi pemerintah
ataupun swasta, terutama Bank Papua dan bank-bank lainnya di Tanah
Papua, agar tidak menutup mata dan masa bodoh dengan inisiatif ini, agar
mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan menanam dan
menumbuh-kembangkan sportifitas dan kejujuran dalam jiwa manusia Papua.
[Amin!]
Sumber : http://baliemarabica.com
Welcome to this visit website!
Ini adalah yang sedang ramai dibicarakan secara langsung oleh orang orang yang berada di Internet. Termasuk juga aktifitas yang sering dilakukan, dan ini selalu berubah setiap saat. Klik di kata manapun untuk melihat yang paling sering di tulis dibawah masing masing pengait katanya (tags) atau kategorinya. Ini Adalah Layanan Catan Harian HIPMAKADEJA Dekenat Jayawijaya Keuskupan Jayapura Santo Theresia Avilla Jawa Timur Indonesia
07.42
Turnamen Volly Baliem Cup Digelar di Yogyakarta
Untuk Pertama Kalinya, Turnamen Volly Baliem Cup Digelar di Yogyakarta
Untuk pertama kalinya, pelaksanaan turnamen Bola Volly "Baliem Cup"
digelar di kota Yogyakarta pada tahun 2014. Turnamen Volly Baliem Cup
yang mulai digelar pada tanggal 21 Agustus 2014 oleh Ikatan Keluarga
Besar Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Jayawijaya (IKB-PMPJ) dan
Yahukimo kota studi Daerah Istimewa Yogyakarta meski merupakan turnamen
Balien Cup yang pertama digelar di kota Yogyakarta, namun digelarnya
turnamen ini mendapatkan perhatian dan respon yang positif dari sejumlah
Ikatan Keluarga Mahasiswa yang berada di kota Yogyakarta.
| Spanduk Baliem Cup I Terpasang Di Sekitar Lapangan Turnamen |
Respon positif ini terlihat jelas dari banyaknya tim yang ikut
mendaftarkan diri untuk menjadi peserta dalam Turnamen Volly "Baliem Cup
I" ini. Sejak dibukanya pendaftaran peserta turnamen pada tanggal 05
Agustus 2014 hingga penutupan tanggal 20 Agustus 2014, tercatat sebanyak
25 tim putra dan putri dari berbagai ikatan terdaftar sebagai peserta
dalam turnamen Volly Baliem Cup I ini. Respon positif juga datang dari
beberapa Ikatan Mahasiswa Papua di Kota studi lain, yang juga ikut
mendaftarkan diri menjadi peserta dalam pelaksanaan turnamen ini.
Dimana, dari 25 tim yang terdaftar, tercatat bahwa dua tim (putra/putri)
dari kota Studi Malang Juga ikut mendaftar, tak hanya dari malang, kota
studi Solopun tak mau melewatkan kesempatan untuk ikut terlibat dalam
turnamen Baliem Cup I yang digelar di kota Yogyakarta ini.
| Saat Turnamen Digelar |
Pelaksanaan turnamen Baliem Cup I ini sendiri merupakan sebuah upaya
yang dilakukan oleh IKB-PMPJ dan IKB Yahukimo kota Yogyakarta, guna
meningkatkan persatuan dan kesatuan ditingkatan Internal IKB-PMPJ dan
Yahukimo khususnya, dan Papua pada umumnya.Serta juga, dimaksudkan untuk
menggelar pencarian dana pelaksanaan Malam Keakraban (MAKRAB) IKB-PMPJ
dan IKB-Yahukimo kota studi Yogyakarta, tahun ajaran 2014/2015.
Turnamen Baliem Cup I ini selain disponsori oleh IKB-PMPJ dan
IKB-Yahukimo kota studi Yogyakarta, turnamen ini juga disponsori langsu
oleh Baliem Blue Coffee, yang juga merasa memiliki tanggung jawab dalam mensponsori pelaksanaan turnamen ini. Baliem Blue Coffee sendiri,
merupakan salah satu produk kopi lokal dari wilayah Baliem, yang
dikelolah dan diproduksi langsung oleh masyarakat adat Baliem, yang juga
merupakan merk dagang dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Baliem Arabica, yang saat ini telah membuka cabang pemasarannya di Kota Yogyakarta. (bc)
Welcome to this visit website!
Ini adalah yang sedang ramai dibicarakan secara langsung oleh orang orang yang berada di Internet. Termasuk juga aktifitas yang sering dilakukan, dan ini selalu berubah setiap saat. Klik di kata manapun untuk melihat yang paling sering di tulis dibawah masing masing pengait katanya (tags) atau kategorinya. Ini Adalah Layanan Catan Harian HIPMAKADEJA Dekenat Jayawijaya Keuskupan Jayapura Santo Theresia Avilla Jawa Timur Indonesia
10.19
Undangan : Himbauan Dan Pemberitahuan
Written By MELANESIA POST on Minggu, 03 Agustus 2014 | 10.19
PANITIA PENYELENGGARA
Syalom !
!!! Salam Sejahtera Dan Salam Damai Dalam Kasih Tuhan Kita Yesus Kristus !!!
Masa
menantang, rintangan halangan yang kami lalui bersama, hari demi hari,
minggu demi minggu, bulan demi bulan hingga tahun demi tahun, namun
dihari yang bahagia ini kami menyapa kembali dan ingin sekali kami
mengundang sekaligus mengajak bapak/ ibu saudara/i untuk bergabung dan mengambil bagian bersama kami pada ajang kompetisi lomba IPTEK (Ilmu Pendidikan dan Teknologi Informais) yakni lomba membuat situs web/blog antar pelajar dan mahasiswa se-pegunugan jayawijaya papua (Heart of Papua) di kota studi malang raya jawa timur, yang akan dimulai pada tgl 01 Juli 2014 dan berakhir pada tgl 01 Desember 2014.
Penggunaan Information Communication Technology (ICT) sebagai sebuah media informasi yang efektif dan efisien. Pemanfaatan media informasi di internet merupakan
salah satu langkah praktis yang digunakan dalam metode pembelajaran,
meningkatkan wawasan dan pengetahuan, mengetahui informasi secara cepat
dan tepat di era perkembangan global.
Koteka Creating Weblog dalam menjawab undangan masuk dari WPNews Group Online Service yakni (www.papuapost.com, www.westpapua.net, www.melanesianews.org, www.melanesianews.org/wiki,
www.westpapua.net/pmwiki, www.melanesiapost.com) tantangan perkembangan ICT, mendorong kreativitas pelajar dan mahasiswa dalam menulis, menyajikan informasi yang bermanfaat dan diakses oleh masyarakat. Koteka Weblog Competition yang bertema “Exploring Your Science’s Shine” sebagai wadah bagi pelajar dan mahasiswa se-pegunungan jayawijaya papua (Hear of Papua) untuk berkompetisi di dunia cyber information,
www.westpapua.net/pmwiki, www.melanesiapost.com) tantangan perkembangan ICT, mendorong kreativitas pelajar dan mahasiswa dalam menulis, menyajikan informasi yang bermanfaat dan diakses oleh masyarakat. Koteka Weblog Competition yang bertema “Exploring Your Science’s Shine” sebagai wadah bagi pelajar dan mahasiswa se-pegunungan jayawijaya papua (Hear of Papua) untuk berkompetisi di dunia cyber information,
Dalam Nuansa Baliem Bersatu, Kami berharap bahwa pada ajang kompetisi lomba ini akan menjadi media komunikasi yang dapat menyatukan kita semua. Melalui lomba IPTEK dan media ini juga kita dapat bertegur sapa dengan sesama, khusunya pelajar dan mahasiswa se-pegunungan tengah jayawijaya papua atau setiap elemen yang peduli dengan keberlangsungan pembangunan di seluruh kabupaten se-pegunungan tengah jayawijaya papua.
Melalui ajang kompetisi lomba serta media ini juga kita dapat memperkenalkan Pelajar dan Mahasiswa Se-Pegunungan Tengah Jayawijaya Papua (Heart of Papua) di Kota Studi Malang Raya kepada masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia pada umumnya.
Kami merasa mustahil membangun daerah pegunungan tengah jayawijaya papua
dengan kemampuan kami sendiri, oleh karena itu kami sangat terbuka
menyambut uluran tangan semua pihak atau calon investor untuk
berpartisipasi dalam setiap momentum membangun daerah se-pegunungan tengah jayawijaya tercinta ini.
MAKSUD DAN TUJUAN :
Undangan terbuka kami sampaikan kepada sekalian pembaca untuk:
- Menjadi Admin dari WPNews Group Online Services; di mana Anda mengelola salah satu dari situs layanan WPNews Group Online Services seperti papuapost.com, westpapua.net, melanesianews.org,melanesianews.org/wiki, westpapua.net/pmwiki/ dan melanesiapost.com
- Menjadi Penulis SPMNews dengan cara mendaftarkan diri ke Blog SPMNews dan ditetapkan sebagai Penulis oleh Admin SPMNews, dengan demikian dapat memposkan dan mengedit berita di SPMNews;
- Menjadi Kontributor SPMNews; berarti mengirimkan berita kepada kami dan kami mengupload berita dimaksud;
- Menjadi Koresponden SPMNews, menyampaikan berbagai laporan, tidak harus dalam bentuk berita, dan kami akan mengedit serta mengupload ke SPMNews Blog.
Anda juga dapat membantu kami menjadi donatur dan pendoa.
SIlahkan hubungi kami di koteka@papuapost.com atau koteka@melanesianews.org
Bagi
Admin, Penulis, Koresponden ataupun Kontributor berhak menggunakan
salah satu email dari nama domain yang tersedia, sesuai keinginan
masing-masing; misalnya papuasatu@papuapost.com, atau
papuasatu@westpapua.net
Terimakasih,
!!! MERDEKA HARGA MATI !!!
SPMNews Crew
Hubungi:
Sekretariat: Jl. Bandulan Gg VIII
Tlp / HP : 081333288138 ; 0812337323811, 082244174269
Mengetahui
Ketua Hormat Kami,
Ikatan Keluarga Besar Pelajar Dan Mahasiswa Panitia Penyelenggara Lomba
Se-Pegunungan Jayawijaya Papua Koteka Weblog Competition 2014
(IKB-PMPJ) “Exploring Your Science’s Shine”
Kota Studi Malang KETUA
IKILAS PABIKA JACKSON HUBY, S.KOM
Penanggungjawab - Support By :
IKB-PMPT Korwil Malang-Kediri-Bali
YUMI LOOD WENDA
Ketua
15.34
Surat Gembala KWI Menyambut Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, 9 Juli 2014
Written By MELANESIA POST on Senin, 02 Juni 2014 | 15.34
PILIHLAH SECARA BERTANGGUNGJAWAB, BERLANDASKAN SUARA HATI
Segenap Umat Katolik Indonesia yang terkasih,
Kita bersyukur karena salah satu tahap penting dalam Pemilihan Umum
2014 yaitu pemilihan anggota legislatif telah selesai dengan aman. Kita
akan memasuki tahap berikutnya yang sangat penting dan menentukan
perjalanan bangsa kita ke depan. Pada tanggal 9 Juli 2014 kita akan
kembali memilih Presiden dan Wakil Presiden yang akan memimpin bangsa
kita selama lima tahun ke depan. Marilah Pemilihan Presiden dan Wakil
Presiden ini kita jadikan kesempatan untuk memperkokoh bangunan
demokrasi serta sarana bagi kita untuk ambil bagian dalam membangun dan
mengembangkan negeri tercinta kita agar menjadi damai dan sejahtera
sesuai dengan cita-cita kemerdekaan bangsa kita.
Ke depan bangsa kita akan menghadapi tantangan-tantangan berat yang
harus diatasi di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden yang
baru, misalnya masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial, pendidikan,
pengangguran, tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Masalah dan
tantangan lain yang tidak kalah penting adalah korupsi dan
penyalahgunaan kekuasaan, kerusakan lingkungan hidup dan upaya untuk
mengembangkan sikap toleran, inklusif dan plural demi terciptanya
suasana rukun dan damai dalam masyarakat. Tantangan-tantangan yang berat
ini harus diatasi dengan sekuat tenaga dan tanpa henti. Kita semua
berharap semoga di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden yang
akan terpilih, bangsa Indonesia mampu menghadapi, mengatasi, dan
menyelesaikan masalah-masalah itu.
Kami mendorong agar pada saat pemilihan mendatang umat memilih sosok
yang mempunyai integritas moral. Kita perlu mengetahui rekam jejak para
calon Presiden dan Wakil Presiden, khususnya mengamati apakah mereka
sungguh-sungguh mempunyai watak pemimpin yang melayani dan yang
memperjuangkan nilai-nilai sesuai dengan Ajaran Sosial Gereja:
menghormati kehidupan dan martabat manusia, memperjuangkan kebaikan
bersama, mendorong dan menghayati semangat solidaritas dan subsidiaritas
serta memberi perhatian lebih kepada warga negara yang kurang
beruntung. Kita sungguh mengharapkan pemimpin yang gigih memelihara,
mempertahankan, dan mengamalkan Pancasila. Oleh karena itu kenalilah
sungguh-sungguh para calon sebelum menjatuhkan pilihan.
Agar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden bisa berjalan dengan
langsung, umum, bebas dan rahasia serta berkualitas, kita harus mau
terlibat. Oleh karena itu kalau saudara dan saudari memiliki kesempatan
dan kemampuan, sungguh mulia jika Anda bersedia ikut menjaga agar tidak
terjadi kecurangan pada tahap-tahap pemilihan. Hal ini perlu kita
lakukan melulu sebagai wujud tanggungjawab kita, bukan karena tidak
percaya kepada kinerja penyelenggara Pemilu.
Kami juga menghimbau agar umat Katolik yang terlibat dalam kampanye
mengusahakan agar kampanye berjalan dengan santun dan beretika, tidak
menggunakan kampanye hitam dan tidak menggunakan isu-isu SARA (suku,
agama, ras, dan antargolongan). Khususnya kami berharap agar media massa
menjalankan jurnalisme damai dan berimbang. Pemberitaan media massa
hendaknya mendukung terciptanya damai, kerukunan serta persaudaraan,
mencerdaskan, dan tidak melakukan penyesatan terhadap publik, sebaliknya
menjadi corong kebaikan dan kebenaran.
Marilah kita berupaya sungguh-sungguh untuk mempertimbangkan dan
menentukan pilihan dengan hati dan pikiran yang jernih. Konferensi
Waligereja Indonesia menyerukan agar saudara-saudari menggunakan hak
untuk memilih dan jangan tidak ikut memilih. Hendaknya pilihan Anda
tidak dipengaruhi oleh uang atau imbalan-imbalan lainnya. Sikap demikian
merupakan perwujudan ajaran Gereja yang menyatakan, “Hendaknya semua
warga negara menyadari hak maupun kewajibannya untuk secara bebas
menggunakan hak suara mereka guna meningkatkan kesejahteraan umum”
(Gaudium et Spes 75).
Pada akhirnya, marilah kita dukung dan kita berikan loyalitas kita
kepada siapa pun yang akan terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden
Republik Indonesia periode 2014 – 2019. Segala perbedaan pendapat dan
pilihan politik, hendaknya berhenti saat Presiden dan Wakil Presiden
terpilih dilantik pada bulan Oktober 2014. Kita menempatkan diri sebagai
warga negara yang baik, menjadi seratus prosen Katolik dan seratus
prosen Indonesia, karena kita adalah bagian sepenuhnya dari bangsa kita,
yang ingin menyatu dalam kegembiraan dan harapan, dalam keprihatinan
dan kecemasan bangsa kita (bdk. Gaudium et Spes 1).
Marilah kita mengiringi proses pelaksanaan pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden dengan memohon berkat dari Tuhan, agar semua berlangsung
dengan damai serta berkualitas dan dengan demikian terpilihlah pemimpin
yang tepat bagi bangsa Indonesia. Semoga Bunda Maria, Ibu segala bangsa,
senantiasa melindungi bangsa dan negara kita dengan doa-doanya.
Jakarta,
26 Mei 2014
26 Mei 2014
P R E S I D I U M
KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA,
KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA,
Mgr. Ignatius Suharyo
K e t u a
Mgr. Johanes Pujasumarta
Sekretaris Jenderal
K e t u a
Mgr. Johanes Pujasumarta
Sekretaris Jenderal
15.15
Jika Kasih itu tidak cemburu, mengapa Allah cemburu?
Ada orang bertanya, jika Allah adalah Kasih dan kasih itu tidak
cemburu (1 Kor 13:4), mengapa dikatakan bahwa Allah itu cemburu (Kel
20:5; Ul 4:24)?
Istilah ‘cemburu’ yang kita pahami sekarang memang cenderung mengarah
kepada arti negatif. Artinya sering dihubungkan dengan rasa iri, atau
curiga terhadap pihak lain. Nampaknya inilah yang terjadi dalam jemaat
sebagaimana ditulis oleh Rasul Paulus di dalam suratnya di Korintus
(lih. 2Kor 12:20) dan Roma (lih. Rm 13:13). Rasul Paulus mengkhawatirkan
adanya “perselisihan dan iri hati…./ quarelling and jealousy (RSV) dalam jemaat.
Namun dalam Kitab Suci, kata yang sama, dapat digunakan untuk
menggambarkan arti yang baik. Kata ‘cemburu’ dalam bahasa Ibrani adalah qi’nah, atau dalam bahasa Yunani zelos, mempunyai
akar kata ‘hangat/ panas’. Maka tergantung konteksnya, kata ‘cemburu’
ini dapat digunakan untuk menggambarkan baik suatu perasaan negatif,
ataupun positif. Rasul Paulus menggunakan kata yang sama ini, zeloo, ‘earnestly desire’,
yang diterjemahkan LAI dengan ‘berusahalah untuk memperoleh’, yaitu
untuk memperoleh karunia-karunia rohani (lih. 1Kor 12:31; 14:1,39). Atau
yang lebih eksplisit adalah dalam suratnya yang kedua kepada jemaat
Korintus, Rasul Paulus berkata:
“Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi.
Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk
membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus. Tetapi aku takut,
kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati
kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan
kelicikannya. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang
memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau
memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima
atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.” (2 Kor 11:2-4)
Pada ayat-ayat tersebut, ‘cemburu’ mempunyai arti positif, yaitu:
mengasihi sedemikian, sehingga menjaga agar jangan sampai yang dikasihi
tersesat dan tidak setia. Dalam arti yang positif inilah, Allah
dikatakan sebagai Allah yang cemburu. Allah tidak cemburu dalam arti iri
hati terhadap bangsa Israel, tetapi bahwa Ia begitu mengasihi bangsa
Israel dengan kasih yang kuat bagaikan api yang panas, yang tidak
menghendaki umat-Nya mendua hati. Demikianlah kita membaca dalam Kitab
Ulangan, “Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah
yang cemburu” (Ul 4:24); sebagai kesimpulan dari nasihat Nabi Musa agar
bangsa Israel tidak melupakan perjanjian dengan Allah, dengan menjadi
tidak setia (lih. Ul 4:21-23). Di sini Kitab Suci menggambarkan
perkawinan rohani antara Allah dengan umat-Nya bagaikan kasih antara
suami dan istri. Allah menghendaki agar bangsa pilihan-Nya hanya
menyembah-Nya sebagai Allah yang satu-satunya. Sayangnya, bangsa Israel
berkali-kali tidak setia kepada Allah, mereka berpaling kepada para
dewa/ berhala, sehingga dalam Kitab Suci sering dikatakan bahwa bangsa
Israel dan Yehuda ‘bersundal’ (lih. Yer 3:6-10). Sebaliknya, Allah
adalah Allah yang tetap setia. Allah tetap menunjukkan bahwa kasih-Nya
kepada umat-Nya itu adalah kasih yang begitu total dan kuat/ intense,
yang menghendaki balasan yang serupa. Ia menjaga umat-Nya dengan kasih
yang ‘cemburu’ dalam arti positif, yang tak ingin bertoleransi dengan
kehadiran allah-allah lain di tengah umat-Nya (lih. Kel 20:3-6, Yos
24:24-16,19-20, dst). Arti ‘cemburu’ ilahi yang sedemikian berbeda
dengan ‘cemburu’ yang disebutkan oleh Rasul Paulus dalam 1 Kor 13:4.
Namun karena akar katanya sama, arti positif dan negatif dari kata
tersebut, disampaikan dalam kata yang sama.
Label:
Berita,
Kekuatan Doa
14.56
Menjadikan Saat Menanti Saat yang Berarti
Menjadikan Saat Menanti Saat yang Berarti
[Hari Minggu Paskah ke VII: Kis 1:12-14; Mzm 27:1-13; 1Ptr 4:13-16; Yoh 17:1-11]
Ada banyak orang yang tidak senang menunggu, karena beranggapan bahwa menunggu itu membosankan. Maka kita sering melihat, bahwa dalam jalur antrian yang panjang, umumnya orang mulai gelisah. Ada yang sibuk memainkan Hp, entah mengirim SMS, bermain game atau, orang yang beruntung mengantri bersama teman, akan menggunakan waktu untuk mengobrol. Tapi biasanya, kalau ditanya, sepertinya orang lebih suka, kalau bisa tidak usah menunggu, langsung mendapat apa yang diharapkan. Namun bacaan- bacaan Kitab Suci pada hari Minggu ini mengingatkan kita untuk menghargai saat-saat menunggu. Sebab menantikan kedatangan janji Tuhan adalah saat-saat yang memberkati.
Bacaan pertama mengisahkan bagaimana para rasul dan para murid Yesus lainnya, termasuk Bunda Maria, tekun berdoa menantikan turunnya Roh Kudus yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus. Dikatakan bahwa mereka ‘sehati dalam doa bersama-sama’ (Kis 1:14). Tuhan menghendaki agar kita berdoa, mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan, saat kita menantikan penggenapan janji-Nya. Doa menantikan Roh Kudus inilah yang menjadi cikal bakal tradisi doa novena sembilan hari berturut-turut yang sampai sekarang tetap dipertahankan dalam Gereja Katolik. Menjelang hari Pentakosta, mari kita mengambil bagian dalam doa bersama- sama Gereja, yang menantikan datang-Nya Roh Kudus. Dengan memperingati hari Pentakosta, Gereja menantikan turunnya Roh Kudus secara baru atas kita anggota-anggotanya, sebagaimana dahulu Roh Kudus turun atas para murid Kristus.
Dalam bacaan kedua, Rasul Paulus mengingatkan kita akan arti yang lebih luas dari masa penantian, yaitu kehidupan kita di dunia ini. Rasul Paulus mengingatkan agar kita tidak lekas menjadi tawar hati dalam menjalani kehidupan kita di dunia ini, terutama jika kita mengalami penderitaan maupun berbagai kesulitan untuk melaksanakan perintah Tuhan. Terhadap semua pergumulan ini, Rasul Paulus mengajarkan kepada kita agar mempunyai pengharapan yang teguh, bahwa jika kita setia kepada-Nya, maka kelak kita akan digabungkan dalam kemuliaan-Nya. “Bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya” (1Ptr 4:13). Di sini kita diingatkan, bahwa mengikuti Yesus tidak identik dengan terbebas dari kesulitan dan penderitaan. Sebaliknya, justru kita harus bersuka cita, jika Tuhan mengizinkan kita mengalami penderitaan, sebab jika kita menyatukan penderitaan kita dengan penderitaan Kristus, maka kita kelak dapat mengambil bagian dalam sukacita kemuliaan-Nya. Di dalam Dia, dukacita akan diubah menjadi sukacita (lih. Yoh 16:20).
Selanjutnya dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus mengajarkan kita akan makna hidup kekal yang dijanjikan oleh-Nya. Yaitu, pengenalan akan Allah, sebagai satu-satunya Allah yang benar, dan pengenalan akan Yesus Kristus yang telah diutus-Nya (lih. Yoh 17:3). Jika demikianlah arti hidup kekal, maka bukankah kita perlu bertumbuh dalam pengenalan kita akan Allah? Sebab jangan sampai pengenalan kita akan Dia hanya sebatas di kepala, tetapi belum sampai turun ke hati. Sebab pengenalan akan Allah yang benar dan akan Kristus yang diutus-Nya, membawa kita kepada iman dan pengharapan akan hidup yang kekal, dan kepada kasih yang menyempurnakan. Kristus memahami perjuangan kita untuk mempertahankan iman, harapan dan kasih, maka Ia mendoakan kita semua yang telah percaya kepada-Nya. Kristus menyebut kita semua yang percaya kepada-Nya sebagai milik-Nya, dan karena itu kita semua adalah milik Allah (lih. Yoh 17:9-10). Betapa seharusnya kita bersyukur akan penyertaan Tuhan Yesus ini, yang setia mendampingi kita dan menjadikan kita milik-Nya, agar kita dapat mengambil bagian dalam kemuliaan- Nya!
Maka agar saat menanti dapat menjadi saat yang berarti, mari kita mengingat ketiga hal ini: yaitu, berdoalah, berharaplah, dan bertumbuhlah dalam pengenalan akan Allah. Saat menantikan Roh Kudus, namun juga di sepanjang hidup kita, saat kita menantikan penggenapan janji Tuhan, mari kita menujukan mata hati kita kepada-Nya.
“Aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Mzm 27:13-14)
Ada banyak orang yang tidak senang menunggu, karena beranggapan bahwa menunggu itu membosankan. Maka kita sering melihat, bahwa dalam jalur antrian yang panjang, umumnya orang mulai gelisah. Ada yang sibuk memainkan Hp, entah mengirim SMS, bermain game atau, orang yang beruntung mengantri bersama teman, akan menggunakan waktu untuk mengobrol. Tapi biasanya, kalau ditanya, sepertinya orang lebih suka, kalau bisa tidak usah menunggu, langsung mendapat apa yang diharapkan. Namun bacaan- bacaan Kitab Suci pada hari Minggu ini mengingatkan kita untuk menghargai saat-saat menunggu. Sebab menantikan kedatangan janji Tuhan adalah saat-saat yang memberkati.
Bacaan pertama mengisahkan bagaimana para rasul dan para murid Yesus lainnya, termasuk Bunda Maria, tekun berdoa menantikan turunnya Roh Kudus yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus. Dikatakan bahwa mereka ‘sehati dalam doa bersama-sama’ (Kis 1:14). Tuhan menghendaki agar kita berdoa, mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan, saat kita menantikan penggenapan janji-Nya. Doa menantikan Roh Kudus inilah yang menjadi cikal bakal tradisi doa novena sembilan hari berturut-turut yang sampai sekarang tetap dipertahankan dalam Gereja Katolik. Menjelang hari Pentakosta, mari kita mengambil bagian dalam doa bersama- sama Gereja, yang menantikan datang-Nya Roh Kudus. Dengan memperingati hari Pentakosta, Gereja menantikan turunnya Roh Kudus secara baru atas kita anggota-anggotanya, sebagaimana dahulu Roh Kudus turun atas para murid Kristus.
Dalam bacaan kedua, Rasul Paulus mengingatkan kita akan arti yang lebih luas dari masa penantian, yaitu kehidupan kita di dunia ini. Rasul Paulus mengingatkan agar kita tidak lekas menjadi tawar hati dalam menjalani kehidupan kita di dunia ini, terutama jika kita mengalami penderitaan maupun berbagai kesulitan untuk melaksanakan perintah Tuhan. Terhadap semua pergumulan ini, Rasul Paulus mengajarkan kepada kita agar mempunyai pengharapan yang teguh, bahwa jika kita setia kepada-Nya, maka kelak kita akan digabungkan dalam kemuliaan-Nya. “Bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya” (1Ptr 4:13). Di sini kita diingatkan, bahwa mengikuti Yesus tidak identik dengan terbebas dari kesulitan dan penderitaan. Sebaliknya, justru kita harus bersuka cita, jika Tuhan mengizinkan kita mengalami penderitaan, sebab jika kita menyatukan penderitaan kita dengan penderitaan Kristus, maka kita kelak dapat mengambil bagian dalam sukacita kemuliaan-Nya. Di dalam Dia, dukacita akan diubah menjadi sukacita (lih. Yoh 16:20).
Selanjutnya dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus mengajarkan kita akan makna hidup kekal yang dijanjikan oleh-Nya. Yaitu, pengenalan akan Allah, sebagai satu-satunya Allah yang benar, dan pengenalan akan Yesus Kristus yang telah diutus-Nya (lih. Yoh 17:3). Jika demikianlah arti hidup kekal, maka bukankah kita perlu bertumbuh dalam pengenalan kita akan Allah? Sebab jangan sampai pengenalan kita akan Dia hanya sebatas di kepala, tetapi belum sampai turun ke hati. Sebab pengenalan akan Allah yang benar dan akan Kristus yang diutus-Nya, membawa kita kepada iman dan pengharapan akan hidup yang kekal, dan kepada kasih yang menyempurnakan. Kristus memahami perjuangan kita untuk mempertahankan iman, harapan dan kasih, maka Ia mendoakan kita semua yang telah percaya kepada-Nya. Kristus menyebut kita semua yang percaya kepada-Nya sebagai milik-Nya, dan karena itu kita semua adalah milik Allah (lih. Yoh 17:9-10). Betapa seharusnya kita bersyukur akan penyertaan Tuhan Yesus ini, yang setia mendampingi kita dan menjadikan kita milik-Nya, agar kita dapat mengambil bagian dalam kemuliaan- Nya!
Maka agar saat menanti dapat menjadi saat yang berarti, mari kita mengingat ketiga hal ini: yaitu, berdoalah, berharaplah, dan bertumbuhlah dalam pengenalan akan Allah. Saat menantikan Roh Kudus, namun juga di sepanjang hidup kita, saat kita menantikan penggenapan janji Tuhan, mari kita menujukan mata hati kita kepada-Nya.
“Aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Mzm 27:13-14)
Label:
Berita,
Galeri Foto
20.59
Orang Muda Katolik (OMK) menghibur ibu-ibu WKRI Paroki Bunda Maria Pikhe Wamena
Written By MELANESIA POST on Kamis, 15 Mei 2014 | 20.59
Orang Muda Katolik (OMK) menghibur ibu-ibu WKRI Paroki Bunda Maria Pikhe Wamena
Haha,,,,Orang muda katolik alias OMK,menghibur ibu-ibu WKRI Paroki Bunda Maria Pikhe.di depan halaman SD YPPK BUNDA MARIA PIKHE,Sio seru skali.....asyik cuty dengan mengisi banyak kgiatan2 yang sangat bermanfaat........trims Bapa. (by David Kossay)
Label:
Berita,
Galeri Foto,
Muda Mudi Katolik,
MUDIKA
01.39
Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melampaui batas kekuatan manusia, dan ketika ia mengijinkan hal tersebut terjadi, saat itu pulalah ia telah memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang ada.
Kami keluarga besar HIPMAKADEJA SE-JAWA TIMUR Turut ber duka cita atas meninggalnya saudari DEWI MEILA WANDIKBO...
"Tuhan tidak akan memberi cobaan melampaui batas kemampuan hambaNya, ketika Dia mengijinkan hal tersebut terjadi, saat itu pulalah Tuhan telah memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang di hadapi.
Turur Berduka Cita
Written By MELANESIA POST on Minggu, 11 Mei 2014 | 01.39
Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melampaui batas kekuatan manusia, dan ketika ia mengijinkan hal tersebut terjadi, saat itu pulalah ia telah memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang ada.
Kami keluarga besar HIPMAKADEJA SE-JAWA TIMUR Turut ber duka cita atas meninggalnya saudari DEWI MEILA WANDIKBO...
"Tuhan tidak akan memberi cobaan melampaui batas kemampuan hambaNya, ketika Dia mengijinkan hal tersebut terjadi, saat itu pulalah Tuhan telah memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang di hadapi.
20.10
MUBES HIPMAKADEJA SE-JAWA TIMUR
Written By Unknown on Sabtu, 19 April 2014 | 20.10
Welcome to this visit website!
Ini
adalah yang sedang ramai dibicarakan secara langsung oleh orang orang
yang berada di Internet. Termasuk juga aktifitas yang sering dilakukan,
dan ini selalu berubah setiap saat. Klik di kata manapun untuk melihat
yang paling sering di tulis dibawah masing masing pengait katanya (tags)
atau kategorinya. Ini Adalah Layanan Catan Harian HIPMAKADEJA Dekenat Jayawijaya Keuskupan Jayapura Santo Theresia Avilla Jawa Timur Indonesia
19.42
Ini
adalah yang sedang ramai dibicarakan secara langsung oleh orang orang
yang berada di Internet. Termasuk juga aktifitas yang sering dilakukan,
dan ini selalu berubah setiap saat. Klik di kata manapun untuk melihat
yang paling sering di tulis dibawah masing masing pengait katanya (tags)
atau kategorinya. Ini Adalah Layanan Catan Harian HIPMAKADEJA Dekenat
Jayawijaya Keuskupan Jayapura Santo Theresia Avilla Jawa Timur Indonesia
PENERIMAAN MABA HIPMAKADEJA SE-JAWA TIMUR
Welcome to this visit website!
Galeri Foto Lebih Lengkapnya Klik DISINI
18.50
Ini
adalah yang sedang ramai dibicarakan secara langsung oleh orang orang
yang berada di Internet. Termasuk juga aktifitas yang sering dilakukan,
dan ini selalu berubah setiap saat. Klik di kata manapun untuk melihat
yang paling sering di tulis dibawah masing masing pengait katanya (tags)
atau kategorinya. Ini Adalah Layanan Catan Harian HIPMAKADEJA Dekenat
Jayawijaya Keuskupan Jayapura Santo Theresia Avilla Jawa Timur Indonesia
TIM SEPAK BOLA HIPMAKADEJA FC
Welcome to this visit website!
Galeri Foto Lebih Lengkapnya Klik DISINI
Label:
Berita,
Berita Olahraga,
Galeri Foto,
HIPMAKADEJA FC








