Home » » Aman dalam Perlindungan Tuhan

Aman dalam Perlindungan Tuhan

Written By MELANESIA POST on Minggu, 11 Mei 2014 | 01.26

Welcome to this visit website! Ini adalah yang sedang ramai dibicarakan secara langsung oleh orang orang yang berada di Internet. Termasuk juga aktifitas yang sering dilakukan, dan ini selalu berubah setiap saat. Klik di kata manapun untuk melihat yang paling sering di tulis dibawah masing masing pengait katanya (tags) atau kategorinya. Ini Adalah Layanan Catan Harian HIPMAKADEJA Dekenat Jayawijaya Keuskupan Jayapura Santo Theresia Avilla Jawa Timur Indonesia



Aman dalam Perlindungan Tuhan

oleh : Rm. Herman Yoseph Babey, Pr.
“Sebab Aku ini, Tuhan Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: ”Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau”
(Yesaya 41, 13).
Melalui pewartaan nabi Yesaya, Allah memberi harapan hidup baru kepada umat Israel dan sekaligus mengajaknya untuk tidak takut menghadapi hari-hari kehidupan mereka di tengah pergolakkan hidup yang seringkali mendatangkan penderitaan karena penindasan para raja dan bangsa-bangsa lainnya. Allah memberikan jaminan bahwa umat Israel akan mendapatkan pertolongan dari Allah dan kehidupan baru mereka diwarnai dengan aneka kelimpahan rahmat dan kasih Allah. Tentu dari pihak Israel dituntut keterbukaan hati untuk mendengarkan Allah dan percaya kepada rencana Allah atas hidup mereka.
Perjalanan hidup kita dari saat ke saat selalu diwarnai dengan berbagai pergolakkan hidup yang seringkali melelahkan jiwa. Ini terjadi karena perlakuan tidak adil dari kaum penguasa atau orang-orang di sekitar kita. Kalau realitas penderitaan ini tidak dihadapi dengan iman, bisa saja menghantar kita menjadi orang Katolik yang gampang putus asa dan mudah meninggalkan Tuhan. Dalam situasi seperti ini, kita perlu mencermati sungguh-sungguh akan pewartaan Tuhan kepada umat Israel. Janji Tuhan akan menolong umat Israel dan jaminan kehidupan baru yang diberikan kepada umat Israel, juga ditujukan kepada kita yang mengimani Allah yang satu dan sama. Karena itu kita perlu membangun relasi dengan Allah untuk mengalami pertumbuhan iman dengan cara, menyediakan waktu untuk berdoa, membaca Firman Allah, mendengarkan dan melaksanakan rencana Allah atas hidup kita.

Kita belajar dari proses pertumbuhan iman yang dialami Santo Yohanes dari Salib. Di tengan himpitan penderitaan, karena perlakuan sesamanya, ia membuka hatinya kepada Allah lewat berdoa dan merenungkan Firman Allah. Yohanes sanggup mendengarkan Allah dan  mengalami Kasih Allah atas hidupnya. Sambil meneladani sikap hidup Santo Yohanes dari Salib mari kita datang kepadaNya dan membiarkan hidup kita diatur oleh rencana dan kehendakNya serta menjadikan Allah sebagai tujuan akhir hidup kita.

Ambillah waktu 2-3 menit untuk duduk tenang: rasakan kehadiran Tuhan: katuplah kedua matamu……aturlah nafasmu……….temukan kehadiran Allah di tengah himpitan hidupmu. Lihatlah….Ia membuka tanganNya seraya berkata, “Jangan takut, Aku yang menolong engkau!”
Ya Tuhan, dalam kebesaran rahmatMU, biarkanlah anakMu selalu aman dalam perlindungan kasihMU. Amin

Share this article :

Links Anda Disamping Kiri Warna Orange

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks